TITLE

DESCRIPTION

ARENA KAMPUNG KAILI

Kampung Kaili salah satu Daya tarik Festival Pesona Palu Nomoni dengan Konsep kembali kekampung menggambarkan kearifan Lokal masyarakat Kaili yang kakjjKampung Kaili yang di konsep mengusung nilai tradisi dengan menyajikan Pelayanan Kuliner khas Kaili, pengunjung akan merasakan aroma khas surabe, Jepa, Tabaro Dange, potu-potu, Putu, biapo, kontokonto, topu-topu, dan dapat terpuaskan merasakan langsung kuliner Kaili yang sudah terkenal, Kaledo, Uvempoi, Palumara, Uta dada, Uta kelo. Sambil menikmati makanan pengunjung akan terbawa dalam nyayian tradisi pada Pertunjukan Seni tradisi Kaili yang menampilkan nyayian ritual dari 8 kecamatan yang ada di kota Palu. Setiap nyayian memiliki arti dan makna berbeda, yang dimainkan 5 sub etnis yang ada dilembah Palu.

Tidak sampai disitu Kampung Kaili akan memperagakan ketangkasan bela diri tradisional Kaili yang dikenal dengan Kuntau, ini dapat di saksikan setiap hari berbagai atraksi yang tidak kala menariknya adalah atraksi Nosivinti, yaitu saling menendang betis lawan secara bergantian, untuk menguji ketahan fisik dan kuda-kuda. Pengunjung akan diajak untuk merasakan permainan tradisional kaili, Tilako, Nogasi (gasing), Kadende, Hadang, Congklak tanah, dan permainan rakyat lainnya yang sudah jarang dimainkan oleh generasi sekarang.

Untuk menambah wawasan tentang Palu kampung kaili menggelar Pameran Foto Palu sepanjang masa, menampilkan Karya Foto koleksi palu tempo doeloe, dengan melihat Foto akan terasa perkembagan palu dari Masa ke masa.

Pengunjung belum dinyatakan datang kekampung Kaili jika belum melihat atau masuk keareal bahasa Kaili, walau dengan diam pengunjung akan merasa bahwa kekayaan bahasa ditanah Kaili sungguh luar biasa dan Patut di Pertahankan sebab terselip makna dan filosofi yang menggambarkan keramah tamahan masyarakatnya.

Sebelum meninggalkan Kampung Kaili belum lengkap rasanya Kalau tidak berbelanja kerajinan Khas Kaili yang dibuat langsung oleh pengarajinnya, dalam galeri pameran pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan pengrajinnya dan pada setiap hari pengrajin akan mendemokan cara membuat kerajinan kaili, antara lain Gerabah tanah liat, Pembuatan tempat minum bobo, piring makan dari batok kelapa, bingga keranjang dari daun silar, tikar dari silar, dan masih banyak lagi kerajinan Kaili dapat dijadikan Cinderamata.

Di areal Kampung Kaili terdapat Bantaya Adat anda dapat menyaksikan bagaimana para tetua Kampung duduk berembuk (Nolibu) membahas masalah Kampung. Di bantaya pada hari pertama akan dilaksanakan makan adat, diatas dulang membuat sensasi Kampung Kaili semakan menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

Tidak perlu khawatir dengan Susana yang serba kembali kekampung pengujung cukup menggunakan siga yang telah disiapkan untuk dijual dan disewakan untuk memasuki kampung Kaili dengan harga relative terjangkau, dan dapat menyaksikan aktifitas dikampung menggunakan pakaian tradisional Kaili.

Rimba tanarajeje ritulangi ratande, falsafah orang Kaili yang sampai hari ini masih dipegang teguh dan mempraktekan kearifannya yang tujuan utamanya melindungi siapa saja yang datang

Hak Cipta © 2016, Tim Creative Festival Pesona Palu Nomoni - Dinas Pariwisata Kota Palu